Stok Aman, Bisnis Lancar : Pedoman Pengelolaan Sediaan Farmasi Sesuai Regulasi

Farmacare CX
26 Februari 2026

Baca artikel selengkapnya di bawah formulir Konsultasi Gratis

Konsultasi Gratis Farmacare


Halo Farmapreneur!


Tahukah Anda bahwa mengelola stok sediaan farmasi di apotek ibarat menjaga jantung bisnis kesehatan Anda tetap berdetak? Jika pengelolaannya tidak rapi, operasional dapat "tersumbat" dan pelayanan kepada pasien pun pasti ikut terhambat. Manajemen stok yang efektif bukan cuma soal tumpukan kotak di rak, tapi strategi pintar supaya apotek Anda tetap profit dan terpercaya.


Mengapa Anda Wajib Mengelola Stok?


Selain untuk menjamin kelancaran operasional sesuai standar regulasi, pengelolaan stok bertujuan untuk : 

  • Menjamin Ketersediaan Obat: Agar saat dibutuhkan pasien, obat tersedia dalam jumlah dan dosis yang tepat.
  • Efisiensi Operasional: Menjaga stok tetap optimal dan terhindar dari overstock maupun kekosongan yang merugikan.
  • Menjaga Kualitas & Keamanan: Memastikan penyimpanan sesuai standar serta memantau tanggal kedaluwarsa dengan metode FEFO dan FIFO.
  • Mencegah Kerugian Finansial: Meminimalisir risiko barang hilang, rusak, atau kedaluwarsa.
  • Akurasi Data: Melakukan stock opname rutin untuk mencocokkan fisik dengan catatan kartu stok.
  • Acuan Pengadaan: Menjadi dasar perencanaan pembelian ke PBF agar lebih efektif.


Apa Kata Permenkes Soal Pengelolaan Stok Farmasi?


Peraturan mengenai pengelolaan stok sediaan farmasi sudah jelas tertuang dalam Permenkes No. 73 Tahun 2016. Regulasi ini mengatur siklus manajemen sediaan farmasi, alat kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) agar tetap aman, efektif, dan efisien.

Berdasarkan Pasal 3 Ayat 1 (a), berikut adalah tahapan pengelolaan yang wajib diterapkan di apotek : 


a. Perencanaan


Dalam membuat perencanaan pengadaan, Anda perlu memperhatikan pola penyakit, pola konsumsi, serta budaya dan kemampuan masyarakat sekitar. Jadi, stok yang disediakan benar-benar tepat sasaran.


b. Pengadaan


Untuk menjamin kualitas pelayanan, pengadaan sediaan farmasi wajib melalui jalur resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pastikan supplier memiliki legalitas yang jelas. 


c. Penerimaan


Tahapan ini penting untuk menjamin kesesuaian jenis, spesifikasi, jumlah, mutu, waktu penyerahan, dan harga yang tertera dalam Surat Pesanan (SP) dengan kondisi fisik yang diterima di apotek.


d. Penyimpanan


Obat wajib disimpan dalam wadah asli pabrik dengan label yang jelas mencantumkan nama, nomor batch, dan tanggal kedaluwarsa guna mencegah kontaminasi. Simpanlah pada kondisi yang sesuai untuk menjaga stabilitasnya dan pisahkan dari barang lain.

Tips: Susun obat secara alfabetis berdasarkan bentuk sediaan dan kelas terapinya. Gunakan sistem FEFO (kedaluwarsa terdekat keluar dulu) dan FIFO (stok lama keluar dulu) untuk mencegah kerugian.


e. Pemusnahan


Produk rusak atau kedaluwarsa wajib dipisahkan agar tidak bercampur dengan stok layak pakai. Pemusnahan narkotika/psikotropika wajib disaksikan Dinas Kesehatan, sedangkan obat lain disaksikan tenaga kefarmasian setempat, disertai Berita Acara Pemusnahan (Formulir 1). Resep yang sudah disimpan lebih dari 5 tahun juga dapat dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilaporkan (Formulir 2). Terkait produk recall dari BPOM, apotek wajib mengikuti instruksi penarikan secara ketat.


f. Pengendalian


Pengendalian dilakukan agar stok tetap optimal. Pantau setiap pergerakan barang menggunakan kartu stok (manual atau elektronik) yang memuat nama obat, tanggal kedaluwarsa, jumlah masuk/keluar, dan sisa saldo.


g. Pencatatan dan Pelaporan


Dokumentasikan seluruh alur barang sejak surat pesanan, faktur, kartu stok, hingga nota penjualan. Lakukan pelaporan internal untuk manajemen apotek dan pelaporan eksternal (seperti laporan narkotika/psikotropika) sesuai kewajiban regulasi.


Mau Kelola Stok Tanpa Ribet?


Nah, biar nggak ribet mencatat kartu stok secara manual yang rawan kesalahan, Anda bisa gunakan software apotek seperti Farmacare. Dengan bantuan fitur digital, semua poin di atas bisa Anda kelola dengan lebih cepat, akurat, dan otomatis!

ewas pbf,laporan ewas, e-report pbf, pelaporan e-report farmasi
oleh Farmacare CX 18 Desember 2025
Penjelasan lengkap e-was dan e-report PBF: perbedaan, data yang dilaporkan, risiko, dan tips agar pelaporan farmasi lebih mudah.
Logo berbentuk salib berwarna biru kehijauan dan kuning dengan tulisan
oleh Farmacare CX 16 Desember 2025
Pendaftaran Rekam Medis Elektronik SatuSehat untuk Praktek Dokter di Apotekmu!
Google for Startups Accelerator untuk Asia Tenggara, berfokus pada AI. Angkatan 2025 di Indonesia. Logo startup peserta.
oleh Farmacare CX 15 Oktober 2025
Sejak awal, Farmacare mengemban misi untuk membantu pengelola & pegawai apotek komunitas agar bisnis apotek menjadi sehat dan terus bertumbuh. Salah satu caranya adalah mengadopsi berbagai teknologi terkini ke dalam aplikasi. Mulai dari teknologi cloud, PWA (Progressive Web Apps), websocket, payment gateway, hingga yang terbaru adalah QRIS. Seiring AI menjadi topik hangat dalam tiga tahun terakhir, Farmacare terus memantau momentum yang tepat untuk mengadopsi teknologi ini. Kami meyakini bahwa AI akan memegang peran krusial dalam membantu pengelola apotek. Namun, kami juga berkomitmen untuk tidak mengadopsi AI secara gegabah. AI yang tidak disiapkan dan dilatih dengan cermat justru berpotensi menimbulkan kesalahan (sering disebut 'halusinasi') atau menghasilkan interaksi yang terasa kaku dan kurang solutif. Oleh karena itu, tim Farmacare memutuskan untuk menggali ilmu langsung dari para pakar di Google, melalui partisipasi kami dalam program Google for Startups Accelerator Southeast Asia (AI Focused). Dari lebih dari 200 tim pendaftar, Farmacare dengan bangga terpilih sebagai salah satu peserta program bergengsi ini. Acara Bootcamp Intensif Bersama 19 tim terpilih lainnya, kami telah menuntaskan bootcamp intensif selama lima hari di kantor Google Indonesia di Jakarta. Selama bootcamp, kami mengeksplorasi berbagai potensi adopsi teknologi AI. Salah satu hasilnya, yaitu fitur AI untuk pembacaan faktur otomatis, telah kami implementasikan dan siap dirilis minggu depan! Mengenai proyek AI kami berikutnya, kami belum bisa berbagi detail lebih lanjut. Namun, satu hal yang pasti: kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan fitur-fitur AI yang akan sangat menyederhanakan operasional kamu sebagai pengelola apotek. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Google Indonesia serta KomDigi atas penyelenggaraan acara Accelerator AI ini, serta kepada tim engineer dan mentor yang telah berbagi ilmu. Tak lupa, kami juga berterima kasih kepada seluruh pengelola apotek pengguna Farmacare atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada kami untuk terus berkarya dan berinovasi. Semoga bersama, kita dapat menyaksikan apotek dan sektor farmasi Indonesia terus berkembang, memberikan layanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.
Permodalan Obat di Apotek
4 Desember 2023
Pengadaan obat di apotek membutuhkan modal yang tidak sedikit. Farmacare punya solusi untuk tantangan tersebut. Temukan di sini!
Pengadaan Obat di Apotek
oleh ditulis oleh Gina Dwi 30 November 2023
Tingkat efektivitas pengadaan obat di apotek bisa diukur menggunakan beberapa tolak ukur yang bisa kamu temukan di sini! Simak, yuk!
Mitos atau Fakta Penggunaan Obat
oleh Farmacare CX 27 November 2023
Selamat Hari Kesehatan Nasional. Yuk, maksimalkan edukasi ke masyarakat dengan meluruskan mitos atau fakta penggunaan obat berikut!
Pengadaan Barang di Apotek
oleh ditulis oleh Gina Dwi 23 November 2023
Bagaimana kamu tahu kalau pengadaan barang di apotek sukses? Berikut tolak ukur yang bisa diperhatikan. Simak, yuk!
Pengadaan Barang di Apotek
oleh ditulis oleh Gina Dwi 20 November 2023
Bagaimana kamu tahu kalau pengadaan barang di apotek sukses? Berikut tolak ukur yang bisa diperhatikan. Simak, yuk!
Bisnis Apotek
oleh ditulis oleh Gina Dwi 16 November 2023
Overstock, understock, dan deadstock sebaiknya bisa diminimalisir agar bisnis apotek tetap sehat. Yuk, cari tau tentang jenis status stok tersebut di sini!
Postingan Lainnya